IT Forum

Framwork Javascript untuk membuat aplikasi Desktop

1. Electron

Electron (dikenal juga dengan Atom Shell) merupakan framework yang dibuat oleh Github. Electron menggunakan Nodejs sebagai backend dan Chromium sebagai front-end. 

Contoh aplikasi yang dibuat dengan Electron ialah AtomVisual Studio CodeGithub DesktopSkype Dekstop, dll.

2. NW.js

NW.js sebelumnya dikenal dengan sebutan node-webkit adalah sebuah framework yang sama seperi Electron.

NW.js menggunakan Nodejs dan Chromium seperti Eelectron. Perbedaannya, NW.js dibuat oleh Intel sedangkan Electrong dibuat oleh Github.

3. App.js

App.js juga sama seperti Electron dan NW.js. Namun, project App.js ini sepertinya sudah lama ditinggalkan.

Karena itu, di websitenya menyarankan untuk menggunakan NW.js dan Electron.

4. Meteor

Meteor adalah framework javascript untuk membuat aplikasi mobile, web, dan dekstop. Meteor awalnya bernama Skybreak. Lalu pada bulan april 2012, framework ini dinamai ulang dengan Meteor.

Meteor dikembangkan oleh Meteor Development Group, sebuah startup yang diinkubasi oleh Y Combinator.

Contoh aplikasi yang dibuat dengan Meteor ialah MixmaxCodefightsRocket Chat, dll.

5. Proton Native

Proton Native adalah framework Javascript yang dikembangkan oleh Gustav Hansen (kusti8). Proton Native didesain sebagai alternatif untuk Electron.

Proton Native menggunakan Widget native dari sistem operasi. Sehingga tidak memerlukan Chromium seperti Electron. Ini akan membaut performanya labih baik dan ringan.

Proton Native menggunakan library:

Proton Native menggunakan React, sehingga kita juga dapat menggunakan JSX di sana

6. Vuido

Vuido adalah framework untuk membuat aplikasi Desktop yang berbasis Vue.js. Aplikasi yang dibuat dengan Vuido dapat berjalan di atas Windows, OS X, dan Linux. Vuido menggunakan native komponen juga seperti Proton Native.

Vuido juga menggunakan library Libui/Libui-node untuk membuat tampilan GUI.

7. DeskGap

DeskGap merupakan alternatif untuk Electron. DeskGap tidak menggunakan Chromium seperti Electron. DeskGap menggunakan WebView untuk menampilkan HTML, sehingga lebih ringan dibandingkan Electron.

Pada MacOS DeskGap menggunakan WKWebView, pada Windows menggunakan IWebBrowser2 atau WebViewControl (jika tersedia), dan pada Linux akan menggunakan WebKitWebView.

Platform yang didukung DeskGap terbatas dan juga dokumentasinya belum begitu lengkap.

Kekurangannya mungkin saat kita ingin menggunakan CSS terbaru, WebView kadang tidak mendukung.

Source: Petanikode
ReWrite: Inixindo

You are not authorised to post comments.

Comments powered by CComment

Silahkan Login untuk memberikan komentar.