IT Forum

1. BlankOn

Nama distro Linux yang satu ini, membuatmu teringat dengan salah satu penutup kepala tradisional khas daerah Jawa. 

BlankOn sendiri merupakan salah satu distro Linux hasil pengembangan dari Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Tim Pengembang BlankOn.

BlankOn dibangun sesuai dengan kebutuhan umum para pengguna komputer di Indonesia, khususnya bagi kebutuhan computing pada dunia pendidikan dan kebutuhan perkantoran.

Yang cukup membanggakan, BlankOn pernah masuk ke 100 besar Linux dunia.

2. GrombyangOS

Distro ini dikembangkan secara khusus oleh grOS-TEAM untuk tujuan di bidang pendidikan. 

GrombyangOS di-build in dengan aplikasi-aplikasi yang dapat menunjang untuk kebutuhan dunia pendidikan, seperti Kalzium, Bkchem, LibreOffice, Kbruch, KAlgebra, Othman Qur’an Browser, dan Kgeography.

Sistem yang dibangunnya merupakan remastering dari Xubuntu, yang dikenal dengan desktopxfce-nya yang ringan.

3. Desa OS

Desa OS dibuat secara khusus sesuai dengan kebutuhan masyarakat pedesaan.

Desa OS dikembangkan secara khusus oleh Developer Gedhe Foundation dengan aplikasi unggulan Sistem Komunikasi Antar Rakyat (SiKomAr) dan Sistem Informasi Desa (Sidesa 2.0).

Sistem Informasi Desa (SIDESA 2.0) digunakan untuk keperluan tata kelola pemerintahan desa dalam melayani warganya agar dapat lebih efisien, cepat, dan tepat. Sedangkan Sistem Komunikasi Antar Rakyat (SiKomAr) merupakan aplikasi panggilan telepon secara gratis menggunakan jaringan. Sehingga, para warga tidak perlu mengeluarkan pulsa telepon untuk berkomunikasi dengan warga lainnya.

Source: BukaReview
ReWrite: Inixindo

You are not authorised to post comments.

Comments powered by CComment

Silahkan Login untuk memberikan komentar.