IT Forum

Edit CSS di Inspect Element

1. Tempat Eksperimen CSS

Sebelum kita menulis kode CSS, sebaiknya gunakan Inspect Element terlebih dahulu. Karena saat kita menulis kode CSS di Inspect Elemen, browser akan langsung mengeksekusinya. Selain itu, kita diberikan fitur yang memudahkan penulisan CSS seperti autocomplete, colorpicker, filter, visual model box, dll.

Kode CSS yang ditulis di Inspect Element bersifat temporer. Kita harus menyalinnya ke kode CSS di teks editor agar tersimpan.

2. Pengujian Web Responsif

Kita tidak perlu punya banyak perangkat untuk pengujian responsif. Cukup manfaatkan Inspect Element, kita sudah bisa menggunakan berbagai jenis perangkat mobile.

3. Mengukur Kecepatan Web

Kita dapat mengetahui seberapa lama web diunduh oleh browser dan berapa kecepatan dan ukuran kapasitas webnya dengan menggunakan fitur Network atau Timeline.

4. Alat untuk Audit Web

Audit perlu kita lakukan untuk meningkatkan kinerja web. Pada Inspect Elemen milik Google Chrome, kita disediakan fitur audit untuk mengetahui apa saja resource yang digunakan dan yang tidak digunakan.

5. Mengambil Screenshot dengan Mudah

Khusus di Firefox, disediakan fitur untuk mengambil screenshot web. Caranya, klik kanan pada elemen yang ingin di-screenshot, kemudian pilih Screenshot Node.

6. Mengukur Performa Memori dan CPU

Semakin banyak tab yang kita buka di browser, semakin banyak pula memori yang akan dimakan. Untuk melihat performa memori dan CPU ketika membuka web, silahkan masuk ke menu Timeline pada Google Chrome. Sedangkan di Firefox, masuk ke Performance.

Source: Petanikode
ReWrite: Inixindo

Anda bisa mengikuti training Web yang kami sediakan antara lain:

You are not authorised to post comments.

Comments powered by CComment

Silahkan Login untuk memberikan komentar.