IT Forum

1. SiKumis

SiKumis merupakan startup dengan fitur menjual barang-barang perlengkapan untuk bercocok tanam. SiKumis juga menjual beberapa bibit tanaman, pupuk, dan produk hasil tani.

2. iGrow.

Perusahaan ini memberatkan fokus pada tiga unsur elemen yaitu modal, pasar dan kemampuan budidaya. iGrow menghubungkan antara investor, petani, pembudidaya, maupun pemilik lahan. iGrow membuka kesempatan bagi orang-orang yang ingin berinvestasi di bidang pertanian.

3. CROWDE

Crowde adalah sebuah platform untuk menghimpun dana dari masyarakat sebagai modal kerja petani. Dengan metode crowd-lending, CROWDE bergerak sebagai platform permodalan yang mengelola dana masyarakat yang disalurkan pada proyek petani. Startup ini hadir untuk membantu petani sekaligus menjadi platform edukasi untuk permodalan.

4. Limakilo

Limakilo adalah sebuah startup yang terfokus pada tata niaga jual beli bawang merah dan menjadi platform bertemunya petani dan pembeli secara langsung. Limakilo pertama beroperasi di Jakarta, hingga saat ini sudah merambah kota-kota lain seperti Yogyakarta, Bandung, Brebes dan Cirebon. Keberadaan Limakilo membantu para petani bawang merah untuk menjual hasil tani dengan lebih transparan.

5. Eragano

Melalui teknologi, eragano menghubungkan petani dengan industri untuk memungkinkan petani menjual produk pertanian dengan harga yang pantas dan kuantitas yang berkelanjutan. Adanya eragano, produk hasil petani bisa di jual langsung ke restoran atau hotel ternama.

6. eTanee

eTanee adalah startup uang menjual hasil tani dari petani atau peternak kepada konsumen dengan cara yang lebih mudah dan harga yang layak. Perusahaan ini berawal dari keresahan para petani soal merosotnya harga hasil pertanian dan susahnya menjual produk hasil tani.</div> <div class="share-left"> 
You are not authorised to post comments.

Comments powered by CComment

Silahkan Login untuk memberikan komentar.