Home

Inixindo mengadakan seminar yang berjudul ‘Mengenal Kolerasi Antara IT Framework’, yang dibawakan oleh Andi Yuniantoro yang merupakan salah satu instruktur Inixindo. Seminar tersebut membahas tentang bagaimana perusahaan dapat memastikan bahwa teknologi informasi yang digunakan telah sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Payung dari tata kelola IT sendiri adalah untuk memastikan bisnis dan IT berjalan searah. Karena itu dibutuhkanlah Rencana Strategis Organisasi yang didalamnya terdapat perencanaan IT (BABOK), penyusunan arsitektur IT (TOGAF), pengembangan IT (PMBOK), pengoperasian IT (IT-IL), Keamanan informasi dan audit IT (ISO 27001) dan IT Steering Committee.

Semua hal tersebut harus saling beriringan, karena jika berkurang satu hal saja seperti tidak adanya keamanan informasi dan audit, maka perusahaan dapat terancam kehilangan data dan informasi serta adanya kerentanan pada sistem.

Dan jika perusahaan tidak menerapkan rencana organisasi maka perusahaan tidak akan mengalami peningkatan kinerja, tidak ada kesesuaian dengan regulasi dan tidak ada support untuk bisnis proses organisasi.

Rencana organisasi dapat menjadi kunci keberhasilan bagi perusahaan/organisasi serta mentrigger pertumbuhan kinerja organisasi dan membantu transformasi budaya organisasi.

Workshop Docker Inixindo

Inixindo mengadakan workshop Docker yang dibawakan oleh Hartono selaku instruktur. Workshop tersebut berlangsung selama 6 jam yang dilanjutkan dengan acara berbuka puasa bersama.

Perlu diketahui jika Docker adalah sebuah proyek open source yang menyediakan platform terbuka untuk para developer yang berfungsi sebagai wada atau container yang ringan untuk memasukkan sebuah aplikasi secara lengkap beserta semua hal lainnya yang dibutuhkan sehingga dapat berjalan dimana saja. Developer dalam hal ini dapat menjalankan aplikasi di mana pun seperti di laptop, data center, virtual machine dan cloud.

Jika dibandingkan dengan virtual machine yang berbasis hypervisor, Docker memiliki waktu proses yang lebih cepat dan juga lebih ringan. Selain itu, para developer dapat menjalankan banyak container dalam mesin host.