IT Forum

android, applications, apps

Menurut laporan yang dirilis oleh Avast Threat Labs, beberapa ratus perangkat Android yang dibuat oleh ZTE, Archos, dan myPhone hadir dengan malware bawaan bernama Cosiloon. Malware ini menampilkan iklan berupa lapisan pada peramban default pengguna.

Karena terinstal pada level firmwaremalware ini sulit untuk dihapus dan dihilangkan. Sebagian besar perangkat tersebut dilaporkan tidak mendapatkan sertifikasi dari Google dan menggunakan chipset yang diproduksi oleh MediaTek.

Avast juga melaporkan bahwa selama bulan April lalu, perusahaannya menemukan malware tersebut terinstal di 18.000 perangkat yang digunakan oleh pengguna solusi keamanan Avast di sejumlah negera, termasuk Rusia, Italia, Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat.

Bahkan malware ini telah terdeteksi berdiam di perangkat yang berlokasi di lebih dari 100 negara di dunia. Avast telah berkomunikasi dengan Google terkait malware Cosiloon ini, dan mengaku telah berhasil mengurangi kemampuan malware di beberapa mode.

Untuk menjamin ketersediaan perlindungan di masa mendatang, Google mengharuskan setiap perangkatnya memiliki versi update dari Google Play Protect.

Google juga mengaku telah menginformasikan malware ini kepada pengembang, dan memotivasi mereka untuk memberikan solusi guna mengatasi malware tersebut.

Sebelumnya pada awal bulan Mei ini, peneliti dari Kaspersky Lab mengklaim menemukan SDK iklan yang terdapat di aplikasi justru menyebabkan kebocoran data pengguna.

Aplikasi akan menampilkan iklan yang berbahaya, bukan iklan yang seharusnya, dan diarahkan untuk mengunduh aplikasi berisi malware.

Sementara itu, saat menganalisis beberapa aplikasi kencan populer, Kaspersky Lab menemukan bahwa terdapat data pengguna yang tidak terenkripsi ditransmisikan melewati protokol HTTP yang tidak aman, sehingga menimbulkan risiko kebocoran data.

Source: MetroTV

Anda juga bisa melihat training IT Security yang Inixindo sediakan dibawah ini antara lain:

Silahkan Login untuk memberikan komentar.