IT Forum

View of Airport

Cisco mengumumkan hasil riset kolaborasinya dengan A.T. Kearney yang menyebutkan bahwa 1000 perusahaan teratas negara di wilayah ASEAN diperkirakan menghadapi resiko besar akibat serangan keamanan siber yang mencapat hingga USD750 miliar atau Rp 10,003 triliun selama tahun 2017.

Peningkatam risiko terkait keamanan siber ini turut dipengaruhi oleh tingkat PDB suatu negara. Nilai risiko ini diperkirakan dapat terus meningkat jika tidak diiringi dengan dukungan pemerintah dan perusahaan terkait dengan kesiapan dalam menghadapi serangan siber.

Kesiapan sebagian besar negara di wilayah ASEAN dinilai masih tergolong rendah dan berada di tahap awal. Namun, kesiapan Indonesia terkait dengan keamanan siber dinilai cukup baik. Penilaian tersebut karena pemerintah Indonesia telah memiliki Badan Siber dan Sandi Negara. Hal itu merupakan tahap awal, sehingga Indonesia dinilai masih memiliki banyak pekerjaan rumah guna mencapai kesiapan setaraf negara maju.

Terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan oleh Indonesia guna mencapai hal tersebut. Salah satunya adalah peningkatan anggaran belanja pendukung perlindungan dan ketahanan terhadap serangan siber.

Negara-negara Asean sendiri mengeluarkan dana yang terbilang sedikit untuk keamanan siber. Asean saat ini menghabiskan rata-rata 0,07% dari PDB kolektif untuk keamanan siber setiap tahun. Kawasan ini perlu meningkatkan pengeluaran mereka antara 0,35% dan 0,61% dari PDB antara tahun 2017 dan 2025, agar sesuai dengan tolok ukur negara-negara terbaik di kelasnya.

Presiden Cisco ASEAN Naveen Menon turut menyepakati bahwa pelaksanaan dialog dengan pihak terkait, baik pemerintah, instusi dan perusaahan untuk mengetahui hal yang dibutuhkan terkait keamanan siber, perlu segera dilakukan setelah badan nasional terkait dibentuk, serta menjadikan hal ini sebagai agenda negara.

Selain itu, peningkatan tersediaan tenaga ahli di bidang keamanan siber juga dinilai penting untuk mendukung ketahanan negara terhadap serangan siber. Untuk itu, pemerintah dinilai perlu menggandeng banyak institusi pendidikan dan perusahaan terkait untuk melakukan pelatihan dan menyematkan keamanan siber pada kurikulum pendidikan.

Source : Kontan & MetroTV
ReWrite : Inixindo
 
 
Anda juga bisa melihat training IT Security yang Inixindo sediakan dibawah ini antara lain:
 

 

 

Silahkan Login untuk memberikan komentar.