IT Forum

AI robotic operations tablet Free Photo

Teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi teknologi dengan pertumbuhan yang dinilai sejumlah pihak pesat. Namun pertumbuhan pesat tersebut juga disertai dengan bahaya yang hanya dimiliki oleh teknologi ini.

Salah satu contoh kerentanan pada teknologi AI dialami oleh produsen mobil Tesla. Model S buatannya mengalami kecelakaan saat dalam mode pengemudian otomatis. Hal ini mendorong sejumlah pihak menuntut ketersediaan regulasi yang mengatur teknologi ini.

"AI belum ada ketika pemerintah membuat aturan. Menurut saya, harus dibuat regulasinya, peraturan baru, untuk mengatur dan mengetahui pihak yang bertanggung jawab saat kejadian seperti kecelakaan Tesla terjadi pada perangkat berteknologi AI," ujar CTO Huawei EBG Industry Solution Joe So.

Sebagai informasi, Tesla model S mengalami serangkaian kecelakaan saat tengah menguji mode pengemudian otomatis di wilayah Amerika Serikat. Salah satunya terjadi di Utah, saat Tesla Model S menabrak truk yang berhenti di depannya ketika lampu lalu lintas berubah menjadi merah.

Selain itu, Jo menekankan pentingnya riset mendalam sebelum menciptakan regulasi terkait dengan teknologi ini. Sebab menurutnya, teknologi AI juga memiliki kerentanan yang berpotensi menciptakan masalah di kemudian hari.

Memiliki kendali atas teknologi AI serta memastikan AI aman dari serangan siber merupakan prioritas yang harus dipahami dan dilakukan oleh pihak yang menggunakan teknologi ini, seperti yang disampaikan konsultan Roland Berger Strategy Consultants Low John.

John juga mengatakan, salah satu masalah yang kerap dialami oleh pengguna teknologi AI adalah keterlambatan untuk menyadari betapa pentingnya melindungi AI dari serangan siber. John menyebut, pengguna harus memiliki kendali penuh sehingga tidak membiarkan teknologi ini mengendalikan mereka.

Di tengah penjelasan sisi negatif dari AI yang disampaikannya, John menyebut teknologi AI memiliki sisi positif yang memiliki manfaat tinggi, terutama untuk bisnis. Berbagai manfaat yang diusung oleh teknologi ini turut membantu pengguna dalam memangkas biaya pengeluaran, membuat bisnis lebih efisien, dan meningkatkan kualitas pelayanan pada pelanggan.

Source: MetroTV

Silahkan Login untuk memberikan komentar.