IT Forum

Black Samsung Tablet on Google Page

Dalam gelaran Google I/O kali ini Google turut mengumumkan kehadiran Android P yang masih dalam versi beta.

VP Engineering Android Dave Burke menuturkan, Android P mengusung tiga tema, yakni cerdas, sederhana, dan sangat digital.

Salah satu fitur yang diperkenalkan Google untuk Android P adalah App Actions. Fitur ini memungkinkan Android memprediksi tindakan yang akan dilakukan oleh pengguna.

Tak hanya itu, fitur ini juga memungkinkan pengembang meningkatkan kemampuan aplikasinya termasuk membuat konten yang lebih mudah diakses. Jadi, pengguna dapat melakukan sejumlah tindakan dengan lebih cepat.

Fitur ini dapat berlaku di sejumlah aplikasi, seperti Google Search, Google Play, Google Assistant, dan launcher Android. Nantinya, rekomendasi tindakan akan dibuat berdasarkan pemakaian dan relevansinya dengan pengguna.

Android P juga hadir dengan fitur bernama Slice. Fitur ini mampu menampilkan antarmuka aplikasi di dalam hasil pencarian Google Search termasuk Google Assistant.

Rencananya, fitur ini akan rilis di Google Search pada pertengahan tahun, sedangkan di Google Assistant pada akhir 2018.

Android P kini juga tampil dengan sistem navigasi baru. Dalam sistem anyar ini, Android P tampil dengan satu tombol Home dan mengandalkan navigasi berbasis gerakan, mirip dengan iPhone X.

Google memang masih menyertakan tombol Back, tapi dalam pengaturan bawaan, tombol tersebut disembunyikan. Untuk membuka multitasking, misalnya, pengguna cukup menggeser tombol Home ke bagian samping.

Kali ini, Google juga menghadirkan Android Dashboard, alat yang memungkinkan pengguna mengelola waktu yang dihabiskan saat menggunakan aplikasi.

Fitur yang baru hadir di Android P ini akan menampilkan waktu yang dihabiskan pengguna selama mengakses ponsel dan memberikan notifikasi saat sudah terlalu lama.

Source: Liputan6
ReWrite: Inixindo

 

Ikuti training Android & iOS dibawah ini untuk memaksimalkan skill yang Anda miliki.

Silahkan Login untuk memberikan komentar.