IT Forum

Project manajer Richard Damoah yang seorang profesor dari Ghana serta asistan peneliti dari NASA mengatakan bahwa satelit tersebut memiliki dua misi yang pertama untuk mengawasi daerah lepas pantai Ghana dan kedua untuk mengedukasi gerakan masa depan Ghana dengan memasukkan teknologi satelit ke dalam kurikulum sekolah menengah.

GhanaSat-1 akan mengirimakan sinyal ke Laboratorium Space System and Techology miliki Universitas All Nation. Di tempat itulah satelit Ghanasat-1 dikembangkan oleh team yang di dalamnya termasuk Benjamin Bonsu, Ernest Teye Matey dan Joseph Quansah.

Walaupun President Ghana Nana Akufo-Addo memberikan ucapan selamat namun project tersebut tidak didukung oleh pemerintah Ghana. Justru Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) yang memberikan sumber daya dan training untuk mengembangkan satelit.

Pembuatan GhanaSat-1 mampu meningkatkan minat dan aktivitas eksplorasi luar angkasa di Afrika. Satelit kubus pertama Nigeria telah diluncurkan bersamaan dengan misi SpaceX. Beberapa negara di Afrika seperti Afrika Utara, Nigeri, Kenya dan Ethiopia juga memiliki badan antriksa. Angola sendiri sudah mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan satelit mereka pada tahun mendatang.

Damoah berharap bahwa peluncuran GhanaSat-1 dapat mendorong pemerintah untuk memberikan sumber daya pada project satelit kedua yang dikordinasikan oleh All Nation University dan Science Space and Technology Center negara. Dia juga mengatakan jika GhanaSat-2 nantinya akan dilengkapi dengan kamera beresolusi tinggi yang akan memonitor semua kegiatan pertambangan ilegal, penggunaan air dan defrostasi di Ghana.

Silahkan Login untuk memberikan komentar.