Home

Inixindo kembali mengadakan Workshop Red Hat OpenShift yang bekerja sama dengan Red Hat Indonesia pada Rabu 17/10/2018.

OpenShift merupakan layanan Cloud Computing dengan model Platform As a Service (PAaS) yang dikelola oleh Red Hat yang didasarkan oleh Docker Containers dan Kubernetes.

Docker sendiri adalah proyek yang bersifat open source yang berfungsi sebagai wadah atau container untuk memasukkan sebuah aplikasi secara lengkap beserta semua hal lainnya yang dibutuhkan sehingga dapat berjalan dimana saja. Container sendiri berbeda dengan Virtual Machine, karena tidak perlu virtualisasi ke hardware layaknya VM.

Openshift mendukung penggunaan Node.js sebagai core yang digunakan dalam Ghost serta database yang akan digunakan dalam penyimpanan data.

Dengan menggunakan OpenShift, Anda bisa membangun platform cloud dan menerapkan OpenShift pada Cloud atau Data Center Anda sendiri. Selain itu Anda juga dapat melakukan migrasi aplikasi di manapun.

Selain Red Hat OpenShift, Inixindo juga akan mengadakan Workshop bertema Red Hat lainnya. Jangan lupa untuk terus pantau Website dan Social Media kami untuk mengetahui info mengenai event yang kami adakan.

Inixindo mengadakan seminar dengan tema Securing Network Traffic Using IPSec yang merupakan salah satu implementasi dari information security. Seminar ini dibawakan oleh Dani Ampriyanto selaku salah satu instruktur IT Security di Inixindo.

IPsec adalah rangkaian protokol yang memungkinkan komunikasi terenkripsi yang aman antara dua komputer melalui jaringan yang tidak aman

Jika berbicara tentang IP Security, terdapat 3 komponen yang harus dipenuhi yaitu Confidentiality (menjaga kerahasiaan informasi/data dengan enkripsi), Integrity (mencegah modifikasi sistem dan informasi yang tidak sah) dan Availability (mencegah gangguan layanan dan produktivitas dengan otentikasi) guna mengamankan informasi.

IPSec memiliki 3 goals yaitu untuk melindungi paket IP dan untuk melindungi dari serangan dengan mengamankan jaringan menggunakan enkripsi dan data signing.